Untung Besar Atau Untung Berlipat

Barangkali, bagi sebagian orang, kedua ungkapan di atas akan terasa sama saja. Untung besar berarti mendapat untung banyak. Untung berlipat pun mempunyai arti mendapat keuntungan dalam jumlah yang tidak sedikit. Lantas, apa bedanya?

Jika kita telaah lebih jauh, sebenarnya kedua hal ini memang sama sebangun, mirip, dan tiap orang pun pasti mencarinya dari setiap usaha yang dijalankan. Namun, ada satu hal prinsip yang membedakan antara kedua istilah tersebut.

Untung besar menurut pandangan saya selalu akan menggiring orang pada pengertian bagaimana memperoleh untung yang sebesar-besarnya. Tanpa sadar, pikiran bawah sadar kita akan mengejar untung yang sebanyak-banyaknya-yang kadang-mengorbankan kepuasan pelanggan. Yang ada adalah bagaimana menjual dengan untung yang besar.

Sedangkan untung berlipat menurut pandangan saya adalah mencari keuntungan dengan cara melipatgandakan potensi keuntungan, baik kecil ataupun besar. Maksudnya, jika kita menggunakan pengertian ini, kita akan digiring pada keuntungan yang disebabkan oleh penjualan yang berlipat alias mengutamakan kuantitas.

Sepintas, pengertian kedua hal tersebut masih sama. Tapi coba lihatlah praktiknya dalam contoh berikut. Misalnya kita menjual jasa kursus bahasa. Saya pernah menjumpai sebuah kursus bahasa Inggris yang dijual dengan harga sangat mahal untuk ukuran orang kebanyakan. Dalam hal ini, saya kategorikan cara penjualan itu dengan upaya mencari untung besar. Akibatnya, orang yang ikut kursus bahasa ini juga sangat selektif. Hanya orang tertentu yang ikut kursus dengan kemampuan bayar di atas rata-rata. Memang, dari sisi kualitas, kursus tersebut menjamin dengan menghadirkan native speaker sehingga bisa lebih memacu orang untuk lebih mahir berbahasa Inggris.

Di lain sisi, saya pernah pula menjumpai sebuah kursus bahasa yang dijual cukup murah-bahkan sangat murah jika mengingat layanan yang diberikan-sehingga mampu menarik lebih banyak peserta. Menurut sang pemilik kursus tersebut, tujuannya membuat kursus dengan biaya yang lebih murah untuk membentuk satu komunitas, yang pada akhirnya akan membawa budaya berbahasa Inggris dalam kelompok tersebut. Penjualan seperti ini saya kategorikan sebagai penjualan dengan tujuan keuntungan berlipat. Sebab, dengan harga jauh lebih murah, justru akan mendorong orang untuk ikut kursus ini. Akibatnya, jumlah pesertanya pun jauh lebih berlimpah. Dan, ternyata, kursus itu mendapat keuntungan selain dari murid yang banyak. Mereka sering mengadakan acara di luar kursus rutin yang juga menghasilkan keuntungan berlipat.

Dari kedua pendekatan penjualan ini, memang masing-masing sebenarnya punya keunggulan. Biasanya, yang metode pertama punya pasar yang cukup besar jika ditujukan pada pembeli atau pelanggan yang sering menjadikan gengsi (pride) sebagai ukuran. Makin mahal harga, biasanya justru orang dengan gengsi tinggi, akan makin ingin memiliki-tentu dengan syarat-punya kualitas yang bisa dipertanggungjawabkan pula.

Sedangkan metode yang kedua memang ditujukan untuk pasar yang lebih luas. Bukankah jika kita dalam posisi sebagai pembeli, biasanya-sebagai orang kebanyakan-akan memilih harga yang lebih murah? Coba lihat program diskon yang ada di berbagai toko. Biasanya, dengan memotong keuntungan, akan memancing orang untuk lebih banyak melakukan pembelian.

Sebagai contoh, beberapa waktu silam, toko buku Gramedia-dalam rangka grand opening salah satu tokonya-meluncurkan program diskon 30 persen untuk seluruh buku yang dijual. Ini berarti memotong keuntungan Gramedia beberapa persen dari kondisi biasa. Namun, hasilnya sungguh luar biasa. Pembeli membludak. Bahkan, belum pernah saya lihat sebuah toko buku antriannya mirip pasar, saking banyak nya pembeli. Dengan memperkecil keuntungan dari tiap item barang, Gramedia berhasil memperbanyak kuantitas pembelian barang. Inilah inti dari yang saya sebut sebagai mencari keuntungan berlipat. Untung kecil, jumlah banyak, hasilnya keuntungan berlipat.

Analoginya, jika ingin memperoleh keuntungan satu juta rupiah, kita bisa menjual satu barang langsung dengan untung satu juta rupiah. Tapi, kita bisa juga menjual 10 barang dengan keuntungan masing-masing seratus ribu rupiah. Hasilnya sama-sama untung satu juta rupiah. Namun, sebagai konsumen, kita pasti cenderung akan lebih senang membeli barang dengan harga yang lebih murah bukan?

Namun, sekali lagi, hukum untung besar dan untung berlipat yang saya ungkap tidak mungkin seratus persen berlaku di semua produk yang dijual. Selain itu, ada berbagai faktor lain yang memengaruhi pembelian, seperti kualitas barang, kualitas layanan, dan kemampuan memuaskan pelanggan. Jadi, bagaimana dengan Anda sebagai pengusaha? Ingin untung besar atau untung berlipat?

Konsep Sistem Mutu atau Kualitas dari Joseph M Juran

Juran adalah seorang ahli mutu yang dikirim oleh Amerika atas prakarsa Jenderal Mac Arthur sebagai bentuk politik balas budi kepada Jepang yang saat itu luluh lantak karena kalah perang dan dijatuhkannya bom di Hirosima dan Nagasaki.

Juran dikirim ke Jepang di era 50-an untuk membantu industri Jepang yang porak poranda. Juran kemudian mengajarkan, bahwa untuk membangun industri harus sadar akan kualitas produk. Kemudian Juran merangkum ajaran sistem mutunya dengan konsep bahwa kualutas harus dilihat secara total dan bermuara pada fitness for use, atau siap memenuhi kebutuhan pelanggan. Berikut ini pikiran-pikiran Joseph M Juran jika ingin fitness for use :
1. Kualitas Aspek Teknologi terdiri dari kekuatan, kekerasan dan parameter lainnya.
2. Kualitas Aspek Psikologis, memenuhi unsur rasa, status, keindahan dll
3. Kualitas Aspek Waktu, terdiri dari dapat diandalkan, delivery tepat waktu dll
4. Kualitas Aspek Kontraktual, terdiri dari pemberian jaminan, garansi after sales dll
5. Kualitas Aspek Etika, terdiri dari kesopanan, kesetiaan dan lainnya

Demikian inti sari pemikiran Juran tetang produk yang berkualitas.


Amir Fauzi
www.jilbabfatta.com

Teknik Rahasia Download Aplikasi dan Games Android di Google Play Via PC atau Laptop

How to download market app/game from pc? 



Syarat : 
Pake google chrome (win).

1. klik kanan shortcut google chrome di desktop pilih properties.(buat shortcut nya kalau tidak ada di desktop).

Pada kolom target, setelah …..chrome.exe, tambahkan spasi kemudian tambahkan baris ini setelah spasi tadi:

Code : --ignore-certificate-errors --allow-running-insecure-content

Sebagai contoh, di laptop ane akan terlihat seperti ini

Code:C:UsersasusAppDataLocalGoogleChromeApplicationchrome.exe --ignore-certificate-errors --allow-running-insecure-content

klik apply / ok.

2. buka google chrome dari shortcut tadi, buka

Code:http://codekiem.com/2012/02/24/apk-downloader/

dan download extensionnya.

Kalau gak bisa diinstall, buka chrome://chrome/extensions/, lalu drag n drop ekstension nya, nanti ke install sendiri

3. buka dialer pada hp android ente, ketikkan *#*#8255#*#* (talk)

cari baris “device id : android-xxxxxxxxxxxxxxxxx”

yang ane xxxx diatas adalah device id hp ente (angka semua)

4. di google chrome klik setting (gambar kuci kanan atas) – tools – extensions

pada apk downloader pilih option.

kemudian masukkan email address, pass email, dan device id, lalu login.

5. pilih sim operator dari region yang diinginkan.

6. setelah semua selesai, tinggal buka halaman dari app yang ingin didonlod dari google play. untuk mendownload .apk nya tinggal klik icon android pada address bar.

semoga membantu

Sumber : http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16043776

Cara Membuat Meletakan Footer di Sisi Kanan atau Kiri Blog

Cara Membuat / Meletakan Footer di Sisi Kanan / Kiri Blog - Beberapa hari ini serasa dilema bro!!!  Semangat memposting artikel yang sebelum membara di awal tahun 2012 kini mulai luntur, entah apa yang membuat saya sampai se jenuh ini. Namun hal tersebut coba saya siasati dengan sesuatu ( rahasia ).
setelah sebelumnya memposting artikel tentang Cara Mengetahui Blog Dofollow atau Nofollow, kali ini saya akan coba memposting artikel yang sedikit aneh, yaitu membuat atau meletakkan footer di sisi blog entah itu di sebelah kanan blog, sebelah kiri blog, ataupun tengah. namun khusus pada tutorial ini kita hanya akan membahas tentang cara membuat footer berada di sisi kiri blog atau bisa di bilang sidebar ke duanya. hehehe.



Postingan aneh dengan judul yang aneh pula ini saya posting dengan harapan bisa mengobati rasa bosen ngeblog. sobat yang tertarik untuk ber eksperimen dengan trik ku ini, silahkan ikuti tutorial berikut.

DEMO

1. Log in ke akun blog sobat.
2. Klik Rancangan --> Edit HTML
3. Cari kode yang mirip dengan kode berikut.

#outer-wrapper {
  width: 950px;
  padding:10px;
  text-align:$startSide;
  font: $bodyfont;
  }

4. ganti kode tersebut dengan kode berikut.

#outer-wrapper {
  width: 950px;
margin-left:350px;
  padding:10px;
  text-align:$startSide;
  font: $bodyfont;
  }

( kode di atas hanya ada tambahan pada margin, karena kita membutuhkan space untuk meletakkan footernya.)

5. Ganti  kode footer-wrapper template sobat dengan kode berikut.
/* footer */
#footer {
clear:both;
width:950px;
position:relative;
text-align:left;
color:#000000;
font-family:julee;
background:#252525;
border:1px solid #000000;
margin:0 auto;
padding:0;
}

#footer {
width:300px;
clear:both;
float:center;
line-height:1.6em;
margin:0 auto;
padding:0;
}

.footer-bot {
padding:0px;
}

.footer-bot ul {
color:#222;
margin:0;
padding:0;
}

.footer-bot ul li {
list-style-type:none;
background:;
padding-left:15px;
margin-bottom:8px;
}

.footer-bot a {
color:#222;
text-decoration:none;
}

.footer-bot a:hover {
border-bottom:1px solid #222;
color:#000;
}

#footer-right {
width:250px;
float:left;
padding:5px;
margin-left:15px;
margin-bottom:10px;
background:#ffffff;
border:1px solid #222;
}
#footer-center {
width:250px;
margin-bottom:10px;
float:left;
margin-left:15px;
padding:5px;
background:#ffffff;
border:1px solid #222;
}
#footer-left {
width:250px;
background:#ffffff;
margin-bottom:10px;
padding:5px;
margin-left:15px;
margin-top:10px;
float:left;
border:1px solid #222;
}

6. Kemudian letakkan kode berikut di atas kode ]]></b:skin>.

#trik_tatelu {
position:fixed;_position:absolute;top:0px; background:#000000; left:px;  width:320px;
border:1px solid #000000; height:585px;;overflow:auto;
clip:inherit;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }


7. Letakkan kode berikut di atas kode </body>
<div id=trik_tatelu>
<div style=font-size:30px;font-family:Felipa;color:#ffffff;>
<h3><blink>Hai!!!!</blink></h3>
</div>
<div id=footer>
<div id=foot>
<b:section class=footer-bot id=footer-left>
</b:section>
<b:section class=footer-bot id=footer-center>
</b:section>
<b:section class=footer-bot id=footer-right>
</b:section>

</div><div style=clear:both/>
</div>
</div>

8. Klik save.

Perhatian!
  1. Sebelum sobat menggunakan trik ini, ada baiknya download terlebih dahulu template blog sobat.
  2. Cara ini di anjurkan pada template dengan lebar yang sesuai dengan outer wrapper 950px, untuk lebar kurang dari atau lebih dari 950px, sobat perlu ketelitian dan pengetahuan tentang html. ( bukan newbie ).
  3. Trik ini akan menggeser posisi outer wrapper blog sobat.
  4. Trik ini saya coba pada template minima yang telah di hilangkan sidebarnya.
  5. Mohon sobat atur sebaik mungkin jika setelah jadi hasilnya kurang bagus atau kurang cocok.
  6. Semoga cara membuat footer berada di sisi kanan atau kiri blog bisa membantu sobat blogger.